AKADEMI KEPERAWATAN

HANGTUAH JAKARTA

Get Adobe Flash player

KERJA SAMA KORPS MARINIR DAN MAHASISWA AKPER HANG TUAH JAKARTA PADA KORBAN BANJIR DIPLUIT JAKARTA

Penerapan motto PEDULI Akper Hang Tuah Jakarta tidak hanya di lapangan apel saja, sebagai bentuk nyata pada tanggal 23 Januari 2013 Akper Hang Tuah Jakarta telah melaksanakan bakti sosial “Peduli Korban Banjir” dengan mengirim sepuluh orang mahasiswa dan dua orang dosen
Tim meluncur dari kampus  menuju lokasi di daerah Pluit Jakarta Utara, dan tim bekerjasama dengan tim evakuasi dari Korps Marinir TNI-AL dimana tim Akper Hang Tuah mendapat dukungan satu buah perahu karet untuk digunakan sebagai alat transportasi manuver dilapangan. Pada kesempatan tersebut Akper Hang Tuah Jakarta telah memberikan bahan bantuan berupa pakaian bekas layak pakai, mie instan, biskuit, makanan, susu bayi, dan alat tulis yang kami dapatkan dari mahasiswa/mahasiswi AHTJ. Selain itu, mahasiswa juga berkesempatan memberikan penyuluhan tentang penyakit kulit akibat air kotor.

Kondisi para korban banjir cukup memprihatinkan, terlihat mereka kesulitan untuk mendapatkan air bersih dan mck. Kami semua hanya bisa mengelus dada dan tentunya bertanya dalam hati, bagaimana bisa saudara kami tinggal di tempat yang masih tergenag air? Bagaimana mereka mencari makan? Bagaimana adik-adik kami sekolah? Bagaimana mereka belajar, sedangkan listrik saja mati? Sejak kami menginjakkan kaki di lokasi banjir, kaki kami seakan terpaku, kaku menyaksikan peristiwa banjir ini. Sedangkan kami yang memiliki kondisi yang lebih beruntung dari mereka, masih saja mengeluh, oleh karena itu mungkin Allah menampar kami secara halus. Tidak membuang waktu lama-lama, kami segera menuju ke sasaran kami yaitu korban banjir yang berada di sebuah ruko 4 lantai yang menjadi tempat pengungsian sekitar 150 pengungsi.

Kami bekerjasama dengan Marinir TNI Angkatan Laut, untuk sampai ke lokasi pengungsian. Dan merupakan pengalaman pertama kami, menaiki perahu karet untuk membawa bahan-bahan bantuan. Kondisi airnya sangat buruk, airnya berwarna hitam, berbau, banyak sampah, dan terasa gatal di kulit. Kedatangan kami membuat meraka senang, kedatangan kami juga disambut hangat oleh ketua RT 09 dan 12, serta ibu-ibu yang tidak sabar untuk menceritakan keadaan mereka serkarang. Disana kami memeriksa kondisi kesehatan mereka, mendengarkan segala cerita yang mereka alami dan menghibur anak-anak pengungsian. Kami menghibur anak-anak pengungsian dengan menggambar bersama dan bernyani bersama, raut wajah gembira, jelas terpancar dari wajah mereka. “Saksikanlah hamba kecil-Mu yang begitu mencintai-Mu ya Allah..” Hampir tiga jam kami ditempat pengungsian, kami pun berpamitan dengan para pengungsi dan adik-adik kecil kami. Saat kami berpamitan, tidak henti-hentinya mereka mengucapkan terimakasaih kepada kami.
Kami pun kembali ke perahu karet yang tadi kami tumpangi, kami tahu bahwa kedatangan kami tidak menyelesaikan penderitaan mereka, namun setidaknya kami telah menguranginya. Pelajaran hidup yang kami dapatkan yaitu, pada dasarnya keinginan untuk berbagi itu ada dalam hati masing-masing kita, tetapi sering kali keinginan itu hanya sekedar memisahkan harta sisa kita. Padahal tidak akan ada orang yang jatuh miskin karena memberi, dan tidak akan ada orang yang hidupnya susah karena berbagi. Kedatangan kami ke pengungsian banjir membuat kami tersadar bahwa sesuatu yang kami pandang sebagai kekurangan, sebenarnya merupakan kelebihan yang kasat mata.

Dibutuhkan


Akademi Keperawatan Hang Tuah Jakarta membutuhkan tenaga DOSEN dengan persyaratan Pendidikan S-2 Keperawatan, pengalaman kerja minimal 2 (dua) tahun. Ajukan surat lamaran kepada Direktur Akper Hang Tuah Jakarta, Alamat Komplek Rumah Sakit TNI-AL Dr.Mintohardjo, Jl Bendungan Hilir No 17 Jakarta Pusat

Dapat menghubungi di:
-------------------------------
Tlp : 021-5743272
Fax : 021-5631910
Website :
www.akperhangtuahjakarta.ac.id
e-mail :
admin@akperhangtuahjakarta.ac.id